Friday, January 13, 2017

Milan Siap Jamu Juve, Usai Kalahkan Torino

Laga Coppa Italia.

Pada laga 16 besar yang dihelat di San Siro, Jumat (13/1/2017) dinihari WIB. Ada laga Babak 16 Besar Coppa Italia, AC Milan menekuk Torino dengan skor 2-1, di Stadion San Siro.

Giacomo Bonaventura menjadi penentu kemenangan Milan atas Torino © TIM

Jalannya Pertandingan

Milan tidak bisa menurunkan Alessio Romagnoli dan Luca Antonelli yang cedera. Sebagai gantinya, pelatih Vincenzo Montella memasang Jose Sosa serta Gustavo Gomez yang jarang dimainkan.

Torino justru yang menekan di awal-awal pertandingan dengan menciptakan peluang lewat Marco Benassi yang sayangnya masih melebar.

Gol tersebut menjadi balasan setelah Torino unggul lebih dulu pada menit ke-27 ketika umpan terobosan Benassi membelah pertahanan Milan. Belotti yang lolos dari jebakan offside dengan dingin menaklukkan Gianluigi Donnarumma di bawah mistar.Pertandingan yang sangat ketat dengan lawan yang tangguh.

Selebrasi Pemain AC Milan (pic:Foto: Getty Images/Marco Luzzani/)

Dibabak Kedua


Usai kembali dari kamar ganti, Milan berupaya lebih mendominasi penguasaan bola dan memberikan tekanan. Beberapa peluang berbahaya pun mulai tercipta.

Milan langsung menekan di awal babak kedua demi mencari gol penyama kedudukan namun ketatnya pertahanan Torino membuat mereka sulit mendapat peluang bersih. Di menit ke-50 pertandingan sempat terhenti cukup lama karena Hart mendapat perawatan usai kepalanya berbenturan dengan kaki Lapadula dan mengeluarkan darah.

Rossoneri akhirnya sukses dua gol AC Milan berasal dari aksi Juraj Kucka pada menit ke-61 berhasil menyamakan skor jadi 1-1 lewat sontekan jarak dekat memanfaatkan bola rebound sepakan Suso yang ditepis Hart.

Gol ini benar-benar memompa semangat Milan. Giacomo Bonaventura, dua menit berselang menyepak bola umpan Suso dari sisi kanan.

Dalam usahanya menyamakan skor, Torino malah kehilangan pemainnya, Antonio Barecca, yang mendapat kartu kuning kedua karena melanggar Suso.

Milan menang 2-1 dan akan berjumpa juara bertahan Juventus di babak perempatfinal Coppa Italia.



Susunan Pemain

AC Milan: Donnarumma; Abate (Calabria 79'), Gomez, Paletta, De Sciglio; Kucka (Pasalic 79'), Sosa (Locatelli 87'), Bertolacci; Suso, Lapadula, Bonaventura

Torino: Hart; De Silvestri, Rossettini, Moretti, Barreca; Benassi, Valdifiori (Obi 80'), Baselli (Maxi Lopez 70'); Iturbe (Boye 65'), Belotti, Ljajic








Sumber : Berita bola terupdate -  GOL TERBAIK

komentar :
Selengkapnya

Wednesday, December 21, 2016

Video Kronologi Pemain Indonesia Mendapat Kartu Merah di AFF

Hilangnya timnas dari peredaran selama PSSI dihukum FIFA, ternyata sangat dirindukan oleh Tanah Air kita Indonesia. Di babak penyisihan grup, selalu ada ratusan suporter beratribut Merah Putih yang menemani kiprah Boaz Solossa dkk. di Filipina. Dan kalian tahu, butuh uang tak sedikit untuk bepergian ke luar negeri – dan mereka melakukannya atas nama sepakbola loh.

Hingga akhirnya timnas Indonesia melaju dibabak Final AFF Suzuki 2016 dengan menjadi rivalnya yaitu Thailand. Perjuangan tim nasional Indonesia di AFF Suzuki Cup 2016 berakhir memilukan, Indonesia kalah dari Thailand dengan agregat 2-3.

Abduh Lestaluhu diusir dari lapangan karena menendang bola ke arah pemain Thailand yang berkumpul di bangku cadangan. Apa penyebab Abduh terpancing emosinya, Apakah benar?

Klik Link video Abduh Lestaluhu menendang kearah bench Thailand di Fb


Dia menendang bola ke arah bench Thailand saat injury time.

Aksi Abduh tentu saja memancing emosi pemain-pemain Thailand yang tengah berada di sana. Abduh pun diburu beberapa pemain serta ofisial tuan rumah.

Namun keributan besar tak sampai terjadi karena kedua kubu berhasil ditenangkan oleh rekannya masing-masing. Sebagai bentuk hukuman, Abduh langsung diganjar kartu merah oleh wasit Mohammed Abdullah Hassan.


Abduh Lestaluhu (sumber foto:capebanget.xyz)

Melalui sumber sport.detik, seusai pertandingan, pelatih Indonesia, Alfred Riedl, memberikan pembelaan pada Abduh. Ada pemain cadangan Thailand yang dia sebut menjadi pemicunya.

"Apa yang saya lihat bahwa dia membuat kesalahan. Ada pemain (Thailand) yang tidak memberikan bola padanya. Pemain itu di dekatnya, jadi dia sedikit marah dan melakukan reaksi yang salah hingga berbuah kartu merah," ucap Riedl.

"Kita tahu itu dipicu oleh bench tim Thailand," lanjut pelatih asal Austria itu kepada pewarta.

Pada akhirnya, perlawanan keras sudah diberikan para pemain. Untuk sebuah tim yang baru "hidup besar" lagi tak seberapa lama, menembus final adalah sesuatu yang di luar ekspektasi – dan layak diapresiasi.





Sumber : Berita bola terupdate -  GOL TERBAIK

komentar :
Selengkapnya

Friday, September 9, 2016

Prediksi Duel MU dan City Juga Kedua Manager



Duel antara Manchester United dengan Manchester City jilid pertama musim ini akan bergulir di Old Trafford, Sabtu (10/9/2016). Laga itu sekaligus bakal menjadi pertemuan perdana Mourinho dan Guardiola di liga Inggris.

Partai Manchester derby edisi ke-172 itu akan tersaji di Stadion Old Trafford. Berkaca dari rekor pertemuan, Setan Merah unggul jauh dengan memetik 71 kemenangan. City 49 kali menang dan 51 laga lainnya berakhir imbang.

Ada satu hal lagi yang membuat laga nanti semakin menarik. Kedua tim sama-sama diarsiteki oleh manajer baru. Manchester United dibesut oleh Jose Mourinho. Adapun, Manchester City dilatih oleh Pep Guardiola.

Keduanya merupakan rival bebuyutan saat masih berkiprah di La Liga Spanyol. Mourinho kala itu menjadi pelatih Real Madrid dan Pep Guardiola mengarsiteki Barcelona.

Persaingan sudah panas sepekan sebelum laga itu bergulir. Statistik dua pelatih--Mourinho dan Guardiola--dan rivalitasnya setelah sama-sama menangani dua tim Spanyol, rekam jejak kurang sip antara Zlatan Ibrahimovic dengan Guardiola, dan banderol pamain yang nominalnya 'wow' dari masing-masing tim, serta label derby sekota itu sendiri telah menjadi bumbu yang mendongkrak tensi pertandingan.


Jose Mourinho dan Pep Guardiola

PERKIRAAN SUSUNAN PEMAIN

Manchester United (4-2-3-1): De Gea; Valencia, Bailly, Blind, Shaw; Fellaini, Pogba; Mata, Rooney, Martial; Ibrahimović

Manchester City (4-3-3): Bravo; Zabaleta, Stones, Otamendi, Clichy; De Bruyne, Fernandinho, Silva; Sterling, Iheanacho, Nolito.

STATISTIK
Head To Head Manchester United vs Manchester City :
20/03/2016 Manchester City 0 – 1 Manchester Utd
25/10/2015 Manchester Utd 0 – 0 Manchester City
12/04/2015 Manchester Utd 4 – 2 Manchester City
02/11/2014 Manchester City 1 – 0 Manchester Utd
26/03/2014 Manchester Utd 0 – 3 Manchester City

5 Laga Terakhir Manchester United :
27/08/2016 Manchester United 1 – 0 Hull City
20/08/2016 Manchester United 2 – 0 Southampton
14/08/2016 Manchester United 3 – 1 Bournemouth
07/08/2016 Manchester United 2 – 1 Leicester City
04/08/2016 Manchester United 0 – 0 Everton

5 Laga Terakhir Manchester City :
28/08/2016 Manchester City 3 – 1 West Ham
25/08/2016 Manchester City 1 – 0 Steaua
20/08/2016 Manchester City 4 – 1 Stoke City
17/08/2016 Manchester City 0 – 5 Steaua
13/05/2016 Manchester City 2 – 1 Sunderland

Partai bertajuk Manchester derby antara Manchester United melawan Manchester City akan tersaji pada Sabtu (10/9/2016). Saat ini sejarah akan mencatat pertemuan kedua manager ini. Siapakah favorit anda.








Sumber : Berita bola terupdate -  GOL TERBAIK

komentar :
Selengkapnya

Wednesday, April 27, 2016

Kesaksian Albert Fantrau Kepada Cristiano Ronaldo

RONALDO - The Real Star -

Beberapa saat setelah Real Madrid memenangkan trofi ke 10 Liga Champions UEFA pada tahun 2014, penonton TV dan ribuan penggemar sepak bola di Stadion of Light di Lisbon terkejut ketika Cristiano Ronaldo meninggalkan perayaan kemenangan timnya dan berlari ke bagian kursi penonton untuk menarik seorang pria dari kerumunan dan memeluknya dengan sepenuh hati.

Tindakan itu merupakan penghormatan Ronaldo kepada teman seclub nya semasa kecil yang 'mengorbankan dirinya' dan membiarkan bintang Portugal ini menjadi ikon dunia seperti sekarang ini.

Ronaldo mengatakan dalam sebuah wawancara, bahwa semasa kecil, ia dan temannya bersaing untuk mendapat tempat di akademi Andorinha di Funchal, Madeira.


"Saya harus berterima kasih kepada teman lama saya Albert Fantrau untuk kesuksesan saya. Kami bermain bersama untuk tim yang sama di kejuaraan U-18. Ketika pencari bakat datang untuk melihat kami dia mengatakan bahwa" Barangsiapa mencetak skor gol terbanyak akan datang ke akademi kami. "

"Kami memenangkan pertandingan 3-0. Saya mencetak gol pertama kemudian Albert mencetak gol kedua dengan sundulan kepala. Namun gol ketiga adalah tendangan bebas hasil pelanggaran.

Albert adalah eksekutor tendangan yg berjarak sangat dekat dengan kiper itu.

"Yang harus ia lakukan saat itu adalah mencetak gol, agar dia mendapat kesempatan emas itu. Tetapi ia sengaja melewatinya dan memberikan kesempatan kepadaku dan aku mencetak gol ketiga itu, jadi aku mendapat tempat itu dan pergi ke akademi.

"Setelah pertandingan saya pergi ke dia dan bertanya mengapa? Albert mengatakan bahwa" Karena Anda (Ronaldo) lebih baik dari saya. "

Wartawan kemudian pergi ke rumah Albert dan bertanya apakah itu kisah nyata. Dia bilang 'ya'.

Dia juga mengatakan bahwa karirnya sebagai pemain setelah pertandingan itu berakhir dan sekarang menganggur.

"Tapi bagaimana Anda membangun rumah ini begitu besar, Anda juga memiliki mobil bagus? Anda tampak seperti orang kaya. Anda juga bisa menghidupi keluarga Anda dengan layak. Dari mana ini berasal? '

Albert lebih bangga menjawab: "Ini adalah dari Ronaldo!"

Hal ini menjelaskan mengapa Ronaldo keluar dari kerumunan untuk berbagi kebahagiaan dalam perayaan kemenangan dengan teman yang telah berkorban demi dia.

Jangan pernah melupakan orang yang percaya pada Anda dan pernah memberi bantuan kepada Anda.

Mari sejenak mengenang mereka yg telah berjasa dalam perjalanan hidup kita.. Hubungi mereka dan ucapkanlah terima kasih yang tulus.. Berbagilah kebahagian dengan mereka.

Mereka yang telah membantu dan menolong Anda.. Mereka yang mengajar dan mendidik Anda.. Mereka yang menyayangi Anda..




Sumber : Berita bola terupdate -  GOL TERBAIK

komentar :
Selengkapnya

Wednesday, March 16, 2016

Prediksi [Lengkap] Bayern Munchen Vs Juventus

Liga Champions.
Jelang Leg Kedua, Laga Bayer Munchen Vs Juventus.

Munich - Setelah seri 2-2 di leg pertama 16 besar Liga Champions di Juventus Stadium, pada hari Kami dini hari Juventus akan bertandang ke markas Bayern Munich, Allianz Arena. Ini akan menjadi misi sulit, apakah ada kejutan dari Nyonya Tua.

Meski Bayern diunggulkan karena bermain di kandang, kubu tamu kerap kali menghadirkan kejutan. Bayern yang nyaman di puncak klasemen Bundesliga juga cukup nyaman menjamu Juventus dengan modal 2 gol tandang. Untuk membuat posisi Juve sulit, mereka perlu mencetak gol satu dan Juve harus mencetak tiga gol. Singkatnya, Juve harus menang di Allianz Arena.

Duel pada leg pertama memang merepresentasikan bahwa kedua kesebelasan merupakan tim-tim terbaik. Dari segi permainan dan kualitas individu, keduanya bisa dibilang cukup berimbang dan akan membuat laga kedua tidak gamang untuk diprediksi hasil akhirnya.



Menguji Taktikal Allegri

Juventus mengumumkan bahwa mereka akan tampil tanpa Claudio Marchisio dan Paulo Dybala sehari sebelum laga ini. Keduanya menambah daftar pemain yang mengalami cedera. Sebelumnya Juve sudah kehilangan Giorgio Chiellini yang sudah absen pada pertemuan pertama. Selain ketiga pemain ini, Juve pun terancam tanpa Mario Mandzukic yang masih diragukan tampil.

Dybala menjadi ikon kebangkitan Juventus musim ini setelah awal musim yang suram. Ini dia buktikan di Serie A maupun Liga Champions, dia membuat itu tidak sekedar nama saja.

Dybala membuka skor untuk Juventus setelah mereka tertinggal 0-2 dengan memanfaatkan umpan mantan striker Bayern, Mario Mandzukic. Ini menjadi gol perdana pemain 22 tahun ini di Liga Champions setelah 7 pertandingan. Di Serie A dia sudah mencetak 14 gol ditambah 8 assist dari 28 pertandingan.

Untuk dua penyerang di depan, jika Mandzukic benar-benar tak bisa ditampilkan, Simone Zaza tak akan ragu dipilih Allegri untuk menemani Alvaro Morata. Namun tetap saja tanpa Mandzukic Juve dipastikan akan lebih kesulitan membongkar pertahanan lawan. Biar bagaimanapun, penyerang asal Kroasia ini semakin terasa kontribusinya meski tak mencetak gol, seperti kala menghadapi Atalanta (beberapa hari setelah menghadapi Bayern) di mana ia mencetak dua assist. Apalagi tanpa Dybala yang sejauh ini menjadi pencetak gol terbanyak Juventus.

Oleh karena itu, Juve diprediksi akan tampil habis-habisan di pertandingan ini guna memetik kemenangan. Guardiola menanti strategi yang akan pelatih The Old Lady, Massimilano Allegri, menatap pertandingan ini.


Pembuktian Strategi Pep Guardiola

Di kubu Bayern yang sudah pasti tak akan tampil pada laga ini adalah Holger Badstuber dan Jerome Boateng karena cedera, sedangkan Javi Martinez masih diragukan. Di Juventus, hanya Cecares yang dipastikan tak akan tampil dan Chiellini masih diragukan.

Muller sepertinya tahu sekali cara mencetak gol ke gawang Juventus. Pada perempat final Liga Champions tahun 2013 saat bermain di kandang sendiri, Muller mencetak gol kedua yang membuat skor menjadi 2-0. Musim ini di leg pertama 16 besar dia kembali membobol gawang Juventus.

Musim ini Muller sudah mencetak 6 gol di Liga Champions dari 7 pertandingan dan di Bundesliga dia sudah mencetak 19 gol dari 26 pertandingan, sungguh produktif striker Bayern yang satu ini.

Jika Juventus kehilangan beberapa pemain terbaiknya, kubu tuan rumah justru akan tampil lebih kuat pada leg kedua. Meski Javi Martinez, Holger Badstuber, dan Jerome Boateng masih berkutat dengan cedera, kehadiran Mehdi Benatia yang pada leg pertama belum fit sepenuhnya kali ini dipastikan bisa menguatkan lini pertahanan skuat asuhan Pep Guardiola.

Benatia tampaknya akan kembali diduetkan dengan Joshua Kimmich di jantung pertahanan Bayern. Kimmich memang menjadi titik lemah Bayern pada leg pertama -- kedua gol Juve berawal dari kesalahannya. Namun dengan kehadiran Benatia sejak menit pertama, Bayern setidaknya lebih percaya diri kala Juventus mengandalkan duel-duel udara yang menjadi kelemahan Kimmich.

Memainkan duet Kimmich-Benatia berarti menggeser David Alaba kembali ke pos bek kiri. Hadirnya Alaba di bek kiri bisa menjadi strategi yang tepat untuk meredam agresivitas serangan sisi kanan Juventus yang digagas oleh Cuadrado dan Stephan Lichtsteiner.

Namun Pep sendiri merupakan tipikal pelatih yang cepat belajar. Seperti di babak grup misalnya, ketika pada pertemuan pertama menghadapi Arsenal skuat asuhannya takluk dengan skor 2-0, ia mampu membalasnya pada pertemuan kedua dengan skor lebih telak 5-1.

Pep memang harus mampu memperlihatkan kemampuannya kali ini. Apalagi musim ini merupakan musim terakhirnya di Bayern. Jika gagal menaklukkan Juventus, hal itu akan berarti bahwa Pep gagal di Bayern karena selama menukangi Bavarians, Pep belum mampu memberikan gelar juara Liga Champions.

Apa boleh bikin, Pep, standar Bayern memang tinggi.

Bayern Munich (4-1-4-1): Neuer; Bernat, Alaba, Kimmich, Lahm; Vidal; Costa, Thiago, Muller, Robber; Lewandowski

Juventus (3-5-2): Buffon; Barzagli, Bonucci, Rugani; Cuadrado, Khedira, Marchisio, Asamoah, Pogba; Dybala, Mandzukic





Sumber : Berita bola terupdate -  GOL TERBAIK

komentar :
Selengkapnya

DAFTAR GOSIP

-- Lihat Kesukaan Kamu --

Abduh Lestaluhu Abo Ogogo AC Milan AFC AFF Alfred Riedl Anthony Martial Arema Cronus Argentina Arsenal FC Arsene Wenger Arturo Vidal AS Monaco AS Roma Asian Games Athletics Atlet Atlético Madrid Augsburg Arena Augusto Fernandez Badminton Bali Island Cup Bali United Ballon d'Or Barcelona Basel Fc Bayer Leverkusen Bayern Munich Bodybuilding & Fitness Bologna Boxing Bundesliga Score BWF Cameron Borthwick-Jackson Capital One Cup Cars Sport Celebration Champions Champions League Score Chandra Zein Chelsea FC Chris Smalling Community Shield Competitions Africa Competitions America Competitions Asia Competitions Europe Competitions Oceania Competitions South American Competitions World CONCACAF Copa America Copa del Rey Coppa Italia Coupe de France (Piala Prancis) Coupe de la Ligue (Piala Liga Prancis) Cristian Gonzales Cristiano Ronaldo David Trezeguet Dejan Antonic Dries Mertens Dunia Dynamo Kiev Eintracht Frankfurt Emirates Stadium euro Euro Score Europa Europa League Score Europa League UEFA FA Cup fans FC Zenit Saint Petersburg Ferrari FIFA FIFA Ranking Fifa Score Fiorentina FC Francesco Totti Friendly Match Futsal Gareth Bale Gary Neville Giacomo Bonaventura Giuseppe Marotta Golf Gonzalo Higuain Guss Hiddink Gustavo Gomez hockey I Nyoman Sukarja Indian Super League Indonesia Indonesia Super Champions (ISC) Indonesian Championship Inter Milan ISL Ranking Jack Grimmer James Rodrigez James Rodriguez Jeremy Menez Jesse Lingard John Terry Jose Mourinho Jose Sosa Juan Mata Juergen Klopp Juventus Juventus Stadium Karim Benzema Kingsley Coman Klasemen Kriket La Liga La Liga Score Las Palmas Laurent Blanc Les Parisiens Lifter Liga Belanda Liga Brazil Serie B Liga Indonesia liga inggris liga italia Liga Jepang liga Jerman liga Prancis liga spanyol Liga USA Ligue 1 Score Live Match Live Score Live TV Liverpool FC Louis van Gaal Luciano Spalletti Luis Enrique Luis Milla Aspas Luuk de Jong Manchester City Manchester United Manuel Pellegrini Marc Andre ter Stegen Mario Mandzukic Memphis Depay Mitra Kukar MotoGP Myanmar NSC Olimpiyskiy Stadium Olahraga Omar El Kaddouri Other Match Score Palermo Paris Saint-Germain (PSG) Park Ji-Sung Paul Pogba Paulo Dybala Persib Bandung Persija Jakarta Persipura Jayapura Piala Afrika - CAF Piala Bhayangkara Piala Gubernur Kaltim Piala Jenderal Sudirman Piala Super Eropa Player Career Prediksi & Statistik Premier League Premier League Score Primeira Liga Score PS Polri PS TNI PSS Sleman PSSI PSV Eindhoven Raphael Maitimo Rapid Wina Real Madrid Rugby Runner Score Match SEA Games Sejarah sepakbola Serba Serbi Sergio Aguero Serhiy Rebrov Seri A Score Serie A Sevilla Seydou Keita Shaktar Donetsk Shrewsbury Town Sir Alex Ferguson SL Benfica Sporting Gijon Sprinter Running Sriwijaya FC SSC Napoli Stadium Allianz Arena Stadium Estadio da Luz Stadium Greenhous Meadow Stadium Kapten I Wayan Dipta Stadium NSK Olimpijs Stadium Old Trafford Stadium Olimpico Stadium Pakansari Stadium Philips Stadium San Paolo Stadium San Siro Stadium WWK Arena Team Manager Tenis Thailand Toni Kroos Torino Tottenham Hotspur Transfer UEFA UEFA Best Player in Europe Award UEFA Cup Valencia FC Video Goal Vincent Kompany Vincenzo Montella WAGs Wojciech Szczesny Wolverhampton Wanderers Wushu Yannick Ferreira Carasco Zinedine Zidane Zlatan Ibrahimovic

Yahoo Messenger News

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...